Meningkatnya jumlah jamaah umrah menjadikan Masjid Dhu Al-Hulaifah atau Masjid Bir Ali di Madinah semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu titik miqat tersibuk. Sepanjang 2025, masjid ini dikunjungi lebih dari 15 juta jamaah seiring selesainya berbagai proyek pengembangan dan peningkatan layanan.
Pengelola melakukan pembaruan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi, antara lain pemasangan ratusan titik air minum, modernisasi sistem pencahayaan dan audio, serta pengembangan lebih dari 1.300 unit toilet dan fasilitas wudhu. Area salat dan pelataran juga ditingkatkan melalui pemasangan karpet, perbaikan lantai, serta penambahan rambu penunjuk arah.
Untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran mobilitas jamaah, disediakan fasilitas pendukung seperti kipas angin, pencahayaan tambahan, dan ratusan titik parkir bus. Berbagai peningkatan ini menaikkan kapasitas masjid hingga lebih dari 15.000 jamaah.
Seluruh pengembangan berada di bawah koordinasi Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah dan menjadi bagian dari upaya mendukung target Saudi Vision 2030 dalam peningkatan layanan jamaah haji dan umrah.















